Efendi Ghazali: MK Sudah Melakukan Kebohongan Politik Sontoloyo

    Jakarta. swaradesaku.com. Putusan MK atas penolakan gugatan sengketa pemilihan Presiden April 2019  sudah final. Walaupun para pakar ilmu Politik sudah banyak memprediksi nya. Tak sedikit Nitizen di berbagai media sosial banyak yang mencibir dari hasil putusan MK. Efendi Ghazali (Pakar Ilmu Politik) pun turut angkat bicara

    “Putusan MK sudah saya duga. Artinya MK sudah melakukan kebohongan Politik Sontoloyo. Saya pun siap hadapi somasi,” tutur Efendi pada awak media.

    Menindak lanjuti dari Putusan MK. Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin sebagai capres-cawapres terpilih pada Ahad (30/06/2019). 

    Informasi yang di himpun awak media Arusnews melalui Ahmad Sufmi Dasco (Direktur Advokasi Hukum BPN).

    “Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipastikan tidak hadir. akan diwakili oleh tim yang ditunjuk dan saksi dari BPN,” ungkap nya.

    Dirinya menegaskan lagi pula capres-cawapres tak wajib menghadiri prosesi rapat pleno penetapan capres dan cawapres terpilih. Selain itu, kata dia, baik Prabowo maupun Sandiaga telah memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. 

    “KPU akan lakukan rapat pleno terbuka penetapan pasangan terpilih pada Ahad, (30/06/2019), di kantor KPU pukul 15.30 WIB, rangkaian acara pukul 15.30 WIB. Kalau tak ada halangan, pukul 17.00 WIB akan selesai,” ucap Ketua KPU Arief Budiman kepada wartawan di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (27/06/2019).

    KPU akan mengundang Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Selain itu, KPU mengundang partai politik, penyelenggara pemilu, dan lembaga lainnya. 

    “Mudah mudahan pasangan calon punya waktu cukup, tidak ada halangan, sehingga bisa menghadiri rapat pleno terbuka,” pungkas Arief.(Red)


    Sumber : Arusnews

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *