Rapat Sosialisasi Program Rutilahu Di Ds Cibentang

    Bogor. swaradesaku.com. Program Rumah Tidak Layak Huni merupakan perwujudan Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara. Maka melalui program RTLH tersebut pemerintah berupaya menyejahterakan rakyat, karena rumah yang nyaman dapat menciptakan ketenangan fisik dan psikis penghuninya.

    Beberapa manfaat dari pembanguanan RTLH diantaranya terciptanya ketertiban masyarakat, kesehatan dan kesejahteraan meningkat. Fungsi keluarga sebagai unit terkecil masyarakat juga terbukti.

    Dikarenakan pentingnya Program RTLH untuk kesejahteraan warganya, maka pada hari Kamis siang, 27 Juni 2019 dilaksanakan rapat sosialisasi Program Rutilahu di kantor Desa Cibentang Kec. Ciseeng yang terletak di Jln. Satata Sariksa.

    Rapat yang dilaksanakan di ruang sempit karena disana juga tengah dilaksanakan pembangunan gedung posyandu, sehingga aula kantor desa pun terkena efek dari pembangunan tersebut. Tampak hadir Kepala Desa Pjs Sakur Yakub, Sekdes Endang, Ketua TPK Haerul Saleh, anggota Achyarudin, Acoek Soetanto, Topik, Sardi, Aden, Hendro Ariyanto, serta 12 warga yang memperoleh bantuan Program RTLH seperti: 1. Aceng (Rt. 03/Rw.01), 2. Jaja (03/03), 3. Inan (01/03), 4. Jaenal M (04/04), 5. Nein (04/01), 6. Acep (03/02), 7. Asan Cilik (02/02), 8. Samin (01/05), 9. Abdul Manaf (02/05), 10. Ajang (02/06), 11. Mad Sali (03/05), 12. Sanan (03/01).

    Achyarudin dalam pembukaan rapat kecil tersebut hanya memberikan pengarahan kepada seluruh warga penerima bantuan program RTLH yang hadir.

    Sedangkan Kepala Desa Pjs Sakur Yakub mengucapkan rasa syukur kepada Allah swt, dan berharap warga yang menerima bantuan RTLH juga bersyukur karena bersama warga lain (12 warga desa) memperoleh bantuan pemerintah tersebut. Bilamana warga ingin membangun lebih dari ukuran rumah yang sudah ditentukan pemerintah, maka harus siap dengan dana sendiri (dana tambahan secara swadaya).

    “Saya harapkan bilamana ada hal-hal yang membuat warga penerima RTLH tidak nyaman, bisa menemui staf kantor desa untuk dimusyawarahkan,” Kata Sakur Yakub kembali.

    Sekdes Endang sangat mengharapkan kerjasama antara staf kantor desa dalam menggelar program RTLH dengan warga penerima bantuan sehingga pembangunan RTLH dapat berjalan dengan baik.

    Haerul Saleh sebagai Ketua TPK menjelaskan mengenai dana Rutilahu yang dikenakan pajak. Sementara dana bantuan per unit masih sama seperti tahun lalu, sedangkan harga-harga material sudah mengalami kenaikan. (Agustion/Doni.R)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *