Deden Permana Bersama Warga Kp. Cisu’uk Bangun Jalan Lingkungan Di Ds. Cibeuteung Udik

    Bogor, swaradesaku.com. Sebuah jalan merupakan sarana utama bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang selalu beraktifitas di luar wilayah desa atau kota. Tanpa adanya jalan maka kegiatan warga desa akan terhambat, dan perekonomian mereka juga berpengaruh buruk. Dengan kata lain sarana jalan lingkungan di sebuah desa merupakan faktor utama kelancaran ekonomi warga setempat.

    Begitu pula halnya dengan warga Kp. Cisu’uk Rt. 002/Rw. 02 Ds. Cibeuteung Udik Kec. Ciseeng, pada beberapa waktu lalu (Kamis, 2 Mei 2019) menggelar betonisasi jalan secara swadaya mereka bersama dengan Kaur Umum Pemdes Cibeuteung Udik Deden Permana.

    Deden Permana yang memprakarsai perbaikan jalan desa yang panjangnya mencapai 350 meter, lebar 1,5 meter, dan ketebalan 6 cm dengan penuh semangat melaksanakan harapan warga Kp. Cisu’uk agar jakan lingkungannya menjadi lebih baik dari sebelumnya yang masih berupa jalan tanah.

    Rencananya pula pada hari Sabtu (11 Mei 2019) Deden Permana kembali akan menggelar perbaikan jalan lingkungan di wilayah Kp. Cisu’uk Rt. 003/Rw. 02 sepanjang 70 meter dan lebar 2,5 meter.

    Semangat Deden Permana selaku Kaur Umum patut diacungi jempol, karena tanpa menggunakan dana pemerintah (Dana Desa) ia mampu menggelar betonisasi jalan lingkungan.

    Suami dari Atik, ayah dari Mila dan Devita Lestari, asli putra Ds. Cibeuteung Udik yang lahir pada Tahun 1979 ini tanpa memikirkan untung rugi, tetap berniat mengabdi kepada warga desanya. Sehingga lelah dan keringat yang membasahi tubuh tidak ia hiraukan. Deden Permana ingin mencontohkan kepada warga desanya, untuk membuat kenyamanan harus mampu bekerja keras. Tidak peduli walau harus mengorbankan tenaga, pikiran dan juga dana untuk pelaksanaam perbaikan jalan lingkungan tersebut.

    “Apa yang kami lakukan ini semata-mata untuk kenyamanan warga Kp. Cisu’uk, dimana kaum ibunya mayoritas mempunyai pekerjaan sebagai perajin dari bahan lidi. Dengan diperbaikinya jalan lingkungan maka mereka dapat melintas dengan nyaman. Tidak harus terkena debu kalau musim panas, basah oleh air berlumpur ketika datang musim hujan. Tentu perekonomian warga dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya.” Ungkap Deden Permana dengan penuh semangat kepada awak media. (Agustion)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *