Menjelang Ramadhan Bogor Barat Macet Total

    Bogor.swaradesaku.com. Hari sabtu dan Minggu sudah menjadi pemandangan biasa di Kabupaten Bogor wilayah Barat yang selalu identik dengan kemacetan, terutama sepanjang jalan dari mulai terminal Bubulak hingga Pasar Leuwiliang. Kali ini kemacetan total terjadi pada H -2 dan -1 Sabtu/Minggu (04/5/19), menjelang Bulan Ramadhan (144/H).

    Nampaknya hampir seluruh warga keluar rumah dan para pekerja yang berada di luar daerah pada pulang kampung untuk bersiap-siap menyambut puasa d kampung bersama keluarga atau istilah tradisi masyarakat di sini Munggahan atau cucurak, masyarakat setempat keluar rumah untuk berkunjung kesanak family hal tersebut menjadi satu dengan para wisatawan.

    Dengan banyaknya tempat wisata di daerah setempat, inilah mungkin yang menjadi salah satu sebab dampak dari kemacetan total.
    Selain itu sarana jalan juga sudah tidak memadai dan tidak mampu lagi menampung padatnya arus laju kendaraan di Kabupaten Bogor khususnya di wilayah Barat.

    Berdasarkan pantauan swaradesaku.com, dari sejak pagi Sabtu hingga dini hari pukul 01:00 WIB telah terjadi kemacetan di beberapa titik jalan terutama disetiap perempatan atau pertigaan jalan. Mulai dari Pasar Leuwiliang sampai Cibungbulang dan Cibatok, kendaraan sangat padat tapi masih bisa merayap perlahan. Selepas itu kembali agak lancar sampai Ciampea, Kampus IPB Dramaga sampai terminal Bubulak benar-benar macet total, hal ini menjadi semakin parah karena jalan yang dilewati semakin sempit ditambah lagi dengan adanya beberapa pusat perbelanjaan kemudian dampaknya perjalanan hari itu dari Leuwiliang dengan jarak 11 km, dibutuhkan waktu tempuh hingga waktu 3 jam.

    Pepen salah seorang pengguna jalan ketika ditemui mengatakan, “Macet ini, benar-benar luar biasa, seperti mudik lebaran saja, mungkin orang-orang yang keluar rumah banyak yang membawa kendaraan masing-masing sehingga volumenya bertambah sedangkan lebar jalan tidak bertambah,” ujar Pepen warga Cinangneng.

    Pepen menambahkan, kemacetan di Kabupaten Bogor wilayah Barat sudah tidak bisa dielakkan setiap hari, khususnya pada jam sibuk, kondisi ini sudah sangat mengganggu sekali bagi warga yang setiap hari harus melintas jalur disini.


    “Kami berharap secepatnya pemerintah dapat mencarikan solusinya, Ia pun berharap adanya pembangunan seperti jalan lingkar Laladon-Dramaga ini tidak hanya dilaksanakan hingga Hotel Duta Berlian/kampus IPB saja, tapi bisa sampai Leuwiliang, Ciampea hingga ke daerah barat lainnya,” demikian tuturnya. (Tommy)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *